Penulis:
Afendy Widayat, Ahmad Bachtiar, Ahmad Junaidi, Aprinus Salam, Ardia Septi Wijianti, Ariesa Pandanwangi, Asep Juanda, Astrid Wangsagirindra Pudjastawa, Bambang Widiatmoko, Bani Sudardi, Bramantio, Chye Retty Isnendes, Dhananjaya Sajjana Adhiwijna, Didik Supriyadi, Djoko Saryono, Dwi Sulistyorini, Dwi Susanto, Ely Rusliawati, Faizal Hadi Nugroho, Farida Nugrahani, Hadi Riwayati Utami, Heri Isnaini, Heru Marwata, Heru Sang Amurwabumi, I Made Suyasa, Irpan Ali Rahman, Kristophorus Divinanto Adi Yudono, Librilianti Kurnia Yuki, Lukas Henggara Nandamai Herujiyanto, M. Misbahul Amri, M. Yoesoef, Mibtadin, Mu’jizah, Muhammad Hafidz Assalam, Mulyadi, Musfeptial, Mutiarani, Nico Harared, Novi Anoegrakjekti, Nurul Ludfia Rochmah, Pardi, Prasetyo Adi Wisnu Wibowo, Pujiharto, R. Adi Deswijaya, Rina Zuliana, Rita Inderawati, Roma Ayuni A. Loebis, Rosida Erowati, Rudy Wiratama, Saifur Rohman, Sigit Widiatmoko, Siti Gomo Attas, Sudarmoko, Sudartomo Macaryus, Susi Darihastining, Teguh Prakoso, Teguh Supriyanto, Tengsoe Tjahjono, Thera Widyastuti, Trisna Kumala Satya Dewi, Bramantio, Trisula Aji Manohara Sajati, Tuti Sulastri, Venus Khasanah, Wachid E. Purwanto, Wahyu Wiji Astuti, Wan Syaifuddin, Widodo Aribowo, Wisnu Danureksa Pamungkas, Wiyatmi, Yosi Wulandari, Yudit Perdananto, Yulianeta, Yusro Edy Nugroho
Harga Rp. 300.000
Pemesanan: +62 813-6750-5771 (Ferry)
ISBN : Segera Terbit
Buku Sastra Wayang merupakan kumpulan tulisan ilmiah hasil kajian keterkaitan jagad pewayangan dan sastra Indonesia dari berbagai perspektif teoretis. Melalui beragam artikel yang ditulis oleh para akademisi dan peneliti budaya, buku ini menampilkan bagaimana kisah-kisah wayang dalam bentuk pertunjukan tradisional, mengalami transformasi, dan reinterpretasi dalam berbagai karya sastra modern. Wayang dihadirkan sebagai medium refleksi nilai moral, spiritual, sosial, dan politik, sekaligus sebagai cermin pergulatan manusia dengan kekuasaan, nasib, dan identitas. Tokoh Arjuna, Drupadi, Semar, dan Sengkuni dipahami sebagai figur mitologis dan representasi simbolik dinamika kehidupan manusia yang kompleks. Buku Sastra Wayang mengeksplorasi inovasi bentuk dan makna dalam sastra wayang kontemporer, seperti alih wahana menjadi komik, animasi, dan karya sastra digital. Melalui pendekatan interdisipliner −strukturalisme, feminisme, hingga posmodernisme−, Sastra Wayang memperlihatkan bahwa wayang merupakan sumber inspirasi yang tak pernah usang, terus beradaptasi dengan zaman dengan tetap mempertahankan nilai filosofis dan estetika khas Nusantara. Buku ini menjadi dokumentasi akademis tentang tradisi wayang dan ajakan menafsir ulang warisan budaya sebagai ruang dialog antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.
