Untuk mengenang 100 tahun kelahiran sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) menyelenggarakan Lokakarya Penulisan bertajuk “100 Tahun Pramoedya Ananta Toer”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 9 Mei 2025, dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, bertempat di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta serta melalui Zoom Meeting dan Live Stream di Official Youtube HISKI

Acara dibuka oleh Ketua Umum HISKI, Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum., yang menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga Pramoedya, khususnya Titik Pramoedya Ananta Toer, serta kepada seluruh peserta yang turut memeriahkan acara ini. Dalam sambutannya, Novi menekankan bahwa kegiatan penulisan menjadi bagian penting dari agenda HISKI, di samping program-program seperti Sekolah Sastra, Tukar Tutur Sastra, kerja sama dengan komunitas sastra, hingga kajian sastra yang bersifat inovatif.

Dari berbagai inisiatif penulisan yang telah digerakkan HISKI, sejumlah buku telah berhasil diterbitkan. Beberapa di antaranya adalah Tetra Kritika Sastra—yang terdiri dari Sastra Pariwisata (2020 & 2021), Sastra Rempah (2021), Sastra Maritim (2022), dan Sastra Horor (2024). Selain itu, HISKI juga menerbitkan Antologi 222 Puisi Tarian Laut, Seratus Tahun AA. Navis: Kajian Inovatif, Pemikiran, dan Visi Budaya, Antologi 122 Puisi: Suara-suara Budaya dari Aceh sampai Papua, serta buku bertema Kearifan Lokal dan Kreativitas Sastra.

Untuk tahun ini, HISKI telah merencanakan penerbitan buku 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer, bersama dengan Humaniora Digital yang merupakan karya kolaborasi dari 42 guru besar HISKI dan saat ini masih dalam proses penyuntingan. Rencana lain yang sedang digarap adalah buku bertema Sastra Wayang, serta dokumentasi dari agenda Sekolah Sastra dan Tukar Tutur Sastra.

Novi juga mengungkapkan bahwa antusiasme penulis terhadap lokakarya ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 136 abstrak masuk dari berbagai wilayah. Namun karena keterbatasan ruang dalam publikasi, hanya 41 abstrak yang akhirnya dikurasi untuk masuk ke dalam seleksi. Proses penyaringan ini dilakukan melalui diskusi intensif para editor dengan mempertimbangkan variasi tema, asal institusi, dan cakupan wilayah. Novi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim editor yang telah menjalankan tugas seleksi tersebut.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan tim editor, Prof. Dr. I. Nyoman Darma Putra, M.Litt., Ph.D. Ia menyoroti pentingnya menulis ulang atau mengkaji kembali sosok Pramoedya dari berbagai sudut pandang. Menurutnya, karya-karya Pramoedya tak hanya mendapat perhatian dari kalangan penulis dalam negeri, tetapi juga dari para peneliti dan akademisi internasional. Oleh karena itu, para penulis diharapkan bisa menghadirkan gagasan baru dan sudut pandang segar, termasuk dari disiplin ilmu seperti gender, politik, budaya, sosial, hingga isu lingkungan.

Nyoman menambahkan bahwa lokakarya ini dapat menjadi ajang saling bertukar inspirasi antarpenulis. Ia menyampaikan kemungkinan besar bahwa satu gagasan dalam tulisan akan bersinggungan atau bahkan saling melengkapi dengan tulisan lain, sehingga bisa menjadi wadah untuk memperkaya referensi silang di antara para peserta.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dewan Pakar HISKI, Prof. Dr. Djoko Sariono, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Ia menilai bahwa lokakarya terbuka seperti ini merupakan ruang penting untuk menguji gagasan, sekaligus bagian dari proses intelektual yang sehat. Menurut Djoko, tanpa uji publik, suatu pemikiran belum tentu memiliki daya hidup yang kuat secara ilmiah.

Di tengah menurunnya standar etika akademik—termasuk maraknya plagiarisme—Djoko menilai bahwa kegiatan semacam ini menjadi sangat penting. Ia menekankan bahwa HISKI, bersama lebih dari 7000 anggotanya yang tersebar di seluruh Indonesia, punya tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjaga integritas serta martabat keilmuan. Hal ini, menurutnya, menjadi tugas kolektif bukan hanya pengurus, tetapi seluruh komunitas HISKI.

Usai sambutan, acara berlanjut ke sesi presentasi para kontributor. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi utama, dipandu oleh Sudartomo Macaryus, M.Hum., bersama tim editor yang terdiri atas Prof. Dr. Aprinus Salam, M.Hum., Dr. Y. Yapi Taum, M.Hum., Dr. Shoim Anwar, M.Pd., serta Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum.

Lokakarya ini diselenggarakan melalui kerja sama antara HISKI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.